7 Sebab Doa Tertolak dan Tertahan di Langit

sebab-doa-tertolak

Assalamualaikum sobat rohis, semoga dalam keadaan sehat wal afiat. Kali ini kita akan membahas mengenai sebab doa tertolak dan tidak diijabah oleh Allah SWT.

Doa merupakan inti dari ibadah dan ia merupakan senjata yang ampuh yang dimiliki seorang mukmin. Dari Ibnu Mas’ud r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa mati dalam keadaan berdoa kepada selain Allah untuk menyekutukan-Nya maka ia masuk neraka” (HR. Bukhari).

Dan Allah senantiasa memerintahkan kita untuk selalu berdoa kepada-Nya, hal ini sebagaimana firman-Nya: “Dan Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan orang yang berdoa kepada-Ku maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.S. Al-Baqarah: 186).

Namun ada 7 sebab doa tertolak dan tidak diijabah oleh Allah SWT sebagaimana disebutkan oleh Syekh Muhammad Ibnu Utsaimin Rahimahullah dalam syarh kitab Riyadhussolihin karya Imam Nawawi Rahimahullah yaitu sebagai berikut:

1. Makan dan minum atau berpakaian dari yang haram atau dari usaha kerja yang haram.

Makanan dan minuman yang haram merupakan penyebab doa terhalang/terhijab tidak sampai kepada Allah SWT karena bertentangan dengan perintah-Nya sebagaimana Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman makanlah dari rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu” (QS. Al-Baqarah:172).

Dalam sebuah hadits diriwayatkan Tabrani, dahulu ada sahabat Nabi yang bernama Sa’ad bin Abi Waqqash ia meminta agar Rasulullah mendoakan agar doa dirinya mudah dikabulkan Allah SWT. Kemudian Rasul pun menjawab: “Hai Sa’ad, perbaikilah makananmu maka niscaya doamu akan dikabulkan. Sesungguhnya orang yang telah memasukkan makanan yang haram pada tubuhnya maka doanya tidak akan diterima selama 40 hari”. (HR. Tabrani).

2. Tidak khusyu dan lalai serta tidak memaknai doa.

Sebab doa tertolak lainnya yaitu kita asal-asalan berdoa, hati tidak berada di hadirat Allah SWT dan dan kita tidak mengerti apa kehendak atau doa yang kita sampaikan, Rasulullah SAW bersabda: “Berdoalah kepada Allah dan kamu yakin akan dikabulkan. Ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lalai dan tidak khusyu.”

3. Terburu-buru minta terkabul doanya yang akhirnya ia meninggalkan doa.

Rasulullah SAW Bersabda: “Dikabulkannya doa seseorang dari kalian selama ia tidak terburu-buru dimana ia berkata: aku sudah berdoa namun belum dikabulkan doaku.” (HR Bukhari No. 5981)

Sabdanya lagi: “Senantiasa doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk meminta berbuat dosa atau memutus tali silaturrahmi dan selama ia tidak meminta dengan tergesa-gesa (isti’jal). Sahabat bertanya: Ya rasulullah, apa itu isti’jal? Jawab beliau: “jika seorang berkata : aku sudah berdoa memohon kepada Allah tetapi Dia belum mengabulkan doaku.” Lalu ia putus asa dan meninggalkan doanya tersebut.”(HR. Muslim No. 2735)

4. Berdoa yang isinya mengandung perbuatan dosa atau memutuskan silaturrahim.

Rasulullah SAW bersabda: “Senantiasa doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk meminta berbuat dosa atau memutuskan silaturrahim (HR. Muslim. No 2735).

Dari Jabir r.a ia berkata: saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “tidaklah seseorang berdoa dengan sebuah doa melainkan Allah memberikan kepadanya apa yang dia minta atau menolak keburukan darinya yang semisalnya selama dia tidak berdoa untuk perbuatan dosa atau pemutusan hubungan kekerabatan.” (HR. At-Tirmidzi No. 3573).

5. Tidak mengucap sholawat kepada Rasulullah SAW ketika berdoa.

Sholawat adalah kunci atau sebuah izin agar doa kita sampai kepada Allah. Kalau diibaratkan kita tidak mungkin mengirim surat ke presiden tanpa ada tanda tangan/izin gubernurnya. Nah begitu pula dengan doa. Masukkanlah kalimat sholawat kepada Nabi dan keluarganya diawal dan akhir doa agar doa tersebut memiliki kekuatan dan cepat sampainya ke hadirat Allah SWT.

Sabda Rasulullah SAW: Setiap doa akan terhalang (untuk dikabulkan) hingga dibacakan sholawat kepada Muhammad dan keluarganya. (H.R. Thabrani, dinilai hasan oleh Al-Albany)

6. Gemar melakukan maksiat dan perbuatan apa saja yang diharamkan Allah SWT.

Dosa dan maksiat yang terus menerus merupakan hal yang menghalangi doa kita dikabulkan Allah SWT kecuali ia bertaubat dan memohon ampun serta berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Rasulullah SAW bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ditangan-Nya hendaklah kalian menyuruh yang ma’ruf dan mencegah keminkaran atau kalau kalian tidak lakukan maka Allah pasti akan menurunkan siksa kepada kalian hingga kalian berdoa kepada-Nya tetapi tidak dikabulkan.” (HR. At-Tirmidzi).

7. Tidak bersungguh-sungguh dalam berdoa.

Rasulullah SAW bersabda: “apabila seseorang dari kamu berdoa dan memohon kepada Allah janganlah ia mengucapkan: “Ya Allah ampunilah dosaku jika Engkau kehendaki, sayangilah aku jika Engkau kehendaki, dan berilah rizki jika Engkau kehendaki.” Akan tetapi ia harus bersungguh-sungguh dalam berdoa. Sesungguhnya Allah berbuat menurut apa yang ia kehendaki dan tidak ada yang memaksa-Nya.” (HR. Bukhari No. 7026)

Setelah kita berdoa dan berusaha mencari sebab untuk mendapatkan apa yang kita inginkan kemudian misalnya Allah Ta’ala belum mentakdirkan doa kita terwujud, maka bersabarlah dan berhusnuzzhon, ridha bahwasanya Allah ta’ala mempunyai hikmah yang sangat besar. Allah SWT sangat sayang terhadap hamba-Nya dan seorang hamba tidak tahu tetang akibat urusannya.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia  amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS Al Baqarah : 216).

Dalam suatu riwayat disebutkan sorang ulama mencari kurma ke kota dan bertemu dengan seorang pedagang. Sang pedagang kemudian melayani dan menimbang kurma yang siap dibeli itu. Melihat ada sebutir kurma yang jatuh di dekat timbangan, sang ulama kemudian mengambil dan memakannya. Ia mengira kurma tersebut adalah kurma miliknya yang jatuh dari timbangan.

Setelah beberapa hari tidak ada yang berbeda dari ibadahnya. Namun,  suatu ketika ia sedang berdzikir, ada dibelakangnya suara-suara gaib yang sedang bercakap-cakap membicarakan dia.

“Kau lihat lelaki tua itu? Ia adalah lelaki yang dulunya selalu dikabulkan doa-doanya oleh Allah, tetapi sekarang doa-doanya tidak akan dikabulkan selama 40 hari karena dia telah memakan sesuatu yang bukan haknya.”

Mendengar hal itu sontak membuat Ulama tersebut terkejut. Ia kemudian mengingat-ingat kembali apa makanan yang sudah ia makan dan teringatlah pada kurma itu. Bergegas ia kembali ke kota mencari pedagang kurma yang dulu.

Namun sangat disayangkan karena pedagang itu telah meninggal dunia, kini anaknya lah yang menggantikan sang ayah, maka dia pun segera menceritakan perihal yang menimpa dirinya, sang anak mengikhlaskan dan memaafkan kurma itu. Tetapi ternyata ahli waris dari pedagang kurma itu bukan hanya satu tetapi tujuh.  Maka pergilah ulama itu menemui satu persatu ahli waris pedagang kurma tersebut. Setelah lengkap semua ahli waris memaafkan dan mengikhlaskan barulah lega hati sang ulama.

Sambil menuju perjalanan pulang terdengarlah kembali percakapan gaib dibelakangnya.

Lihatlah dia lelaki alim yang kemarin doa-doanya tidak dikabulkan Allah, tetapi sekarang Allah sudah mengabulkan doa-doanya”.

Dari cerita tersebut dapat kita pahami bahwasanya walaupun sedikit sekali kesalahan yang diperbuat menyebabkan fatalnya doa tersebut tidak dikabulkan. Oleh karena itu berhati-hatilah mengkonsumsi makanan dan minuman, diusahakan untuk mengetahui darimana pendapatan dan penghasilan agar semuanya mendapatkan kehalalan dankeberkahan.

Nah sobat rohis, demikian 7 hal sebab doa tertolak dan tertahan di langit, semoga kita bisa menjauhi hal-hal tersebut agar doa kita diijabah oleh Allah SWT.

Wallahu a’lam bisshowab.

Baca juga: Doa untuk Orang Sakit dan Susah Tidur

Tentang Penulis

Khamsul khair

Terima kasih telah mengunjungi blog sederhana ini. Semoga berkah dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *