Niat Wudhu Lengkap dengan Tata Caranya

Niat-wudhu-lengkap-dengan-tata-caranya

Niat Wudhu Lengkap dengan Tata Caranya.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sobat rohaniawan.. Kali ini kita akan membahas bagaimana tata cara berwudhu dan bacaannya baik niat maupun doanya.

Mungkin untuksebagian orang terutama umat Islam semuanya sudah mengetahui tata cara wudhu dan sudah diamalkan setiap hari manakala mau sholat ataupun ibadah lain yang mengharuskan suci dari najis.

Dalam hal ini pembelajaran tata cara berwudhu bisa kita ajarkan untuk anak-anak yang sudah memulai kewajibannya untuk sholat, maupun untuk orang yang muallaf (baru masuk Islam).

Nah sekarang mari kita mulai sob…

Rukun Wudhu

Hal yang wajib dilakukan didalam berwudhu dinamakan Rukun Wudhu. Dan apabila ketinggalan salah satunya maka wudhunya tidak sah. Rukun wudhu ada 6:

  1. niat berwudhu
  2. membasuh muka secara merata
  3. membasuh kedua tangan sampai siku
  4. mengusap sebagian kepala
  5. membasuh kedua kaki sampai mata kaki
  6. tertib/berurutan

Ke-6 rukun tersebut harus hafal diluar kepala sob. jadi wudhunya bisa dibedakan nantinya mana yang sunnah dan mana yang rukun.

Tata cara berwudhu

1. Melakukan hal yang sunnah sebelum wudhu. seperti membaca doa sebelum wudhu, membaca basmalah, kumur-kumur, dan istinsyak.

doa sebelum wudhu yaitu:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِى ذَنْبِي وَوَاسِعْلِى فِى دَارِى وَبَارِكْ لِى فِي رِزْقِيْ

Allahummaghfirlii zanbii wawassi’lii fii daarii wabaarik lii fii rizqii

artinya: Ya Allah ampunilah dosaku, luaskanlah tempatku dan berkahilah rizqiku.

2. Mulai membaca niat wudhu

Niat wudhu yaitu:

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِ فَرْضَ لِّلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul wudhuu’a liraf’il hadatsil asghori fardhol lillaahi ta’aala

Artinya: Sahajaku berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta’ala

Note: Cara meletakkan niat yang benar yaitu baca dulu lafadz niatnya, tampung air ditangan, pada saat bertepatan menjatuhkan air kebagian atas wajah baru baca arti niat wudhu didalam hati.

3. Membasuh tangan kanan secara merata sampai siku atau lebih dan juga sela-sela jarinya

4. Selanjutnya membasuh tangan kiri secara merata sampai siku atau lebih dan juga sela-sela jarinya

5. Mengusap ubun-ubun/ rambut sebagian kepala atau keseluruhan kepala

6. Sunnah ditambah membasuh telinga 3 kali secara merata

7. Membasuh kaki kanan sampai mata kaki dan juga sela-sela jarinya.

8. Selanjutnya membasuh kaki kiri sampai mata kaki dan juga sela-sela jarinya.

9. Membaca doa selesai berwudhu. Selesai membasuh kaki maka selesailah wudhu kita. Dilanjutkan dengan membaca doa setelah berwudhu.

inilah doanya:

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syarikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluh. Allahummaj’alnii minat tawwaabina, waj’alnii minal mutatohhiriina waj’alnii min ‘ibaadikas shoolihiin.

Artinya: Aku bersaksi tiada tuhan selain allah yang satu dan tiada sekutu-Nya, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan rasul-Nya, Ya Allah jadikanlah aku dari orang-orang yang bertaubat, dan jadikan aku dari golongan orang-orang yang menyucikan diri, dan jadikan aku dari golongan hambamu yaitu orang yang sholeh.

10. Tertib/berurutan. tidak boleh tangan terlebih dahulu ataupun kaki duluan dibasuh.

Sunnah-sunnah Dalam Wudhu

Pada umumnya banyak sunnah-sunnah yang dapat dilakukan ketika berwudhu diantaranya:

  1. mengucap basmalah
  2. berkumur kumur
  3. mengusap jenggot bagi yang memilikinya
  4. memasukkan air kehidung dan mengeluarkannya (istinsyak)
  5. membasuh kedua telinga
  6. membasuh anggota wudhu tiga kali basuhan
  7. melebihkan basuhan, misalkan tangan membasuhnya sampai melewati siku dan lain sebagainya
  8. membaca doa sebelum dan sesudah berwudhu
  9. menyela sela-sela jari tangan dan kaki
  10. menggunakan air secukupnya
  11. menghadap qiblat

Air yang digunakan untuk berwudhu

Niat-Berwudhu-lengkap-dengan-tata-caranya
Air untuk berwudhu

Air yang suci lagi mensucikan adalah air yang kita pakai untuk berwudhu misalnya air ledeng, air hujan, air sungai, air sumur, sumber air/mata air, air salju/es, air laut dan embun. intinya air tersebut suci, tidak bercampur sesuatu dan berubah warna dan tidak menimbulkan bau.

Ketentuan lain apabila air yang terdapat dikolam mencukupi 2 qullah /214 liter atau lebih, maka bisa di celupkan tangan kedalamnya ketika berwudhu. apabila kurang dari itu maka harus memakai gayung karena apabila terkena tetesan bekas air wudhu atau terkena najis, air tersebut tidak sah dipakai untuk berwudhu.

Untuk jenis air yang tidak bisa dipakai berwudhu yaitu air bekas air wudhu (musta’mal), air najis (terkena najis), air teh, kopi, sirup, air telaga yang mengendap (tidak sampai 2 qullah =214 liter).

Hal yang membatalkan wudhu

Ada beberapa hal yang membatalkan wudhu yaitu:

  1. Keluar sesuatu dari lubang qubul dan dubur seperti kentut, buang air besar dan kecil.
  2. hilang akal seperti tidur, gila, dan pingsan
  3. bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram
  4. menyentuh bagian kemaluan dengan telapak tangan.

Demikian pembahasan mengenai niat wudhu, cara berwudhu dan hal-hal yang berkaitan dengan wudhu.

Semoga bisa mencerahkan dan dapat dipakai dalam ibadah sehari-hari.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Baca juga: Hadits tentang sedekah dan manfaatnya.

Tentang Penulis

Khamsul khair

Terima kasih telah mengunjungi blog sederhana ini. Semoga berkah dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *