Panduan Sholat Jenazah dengan Bacaan Lengkap

Panduan sholat Jenazah dengan bacaan lengkap

Assalamualaikum sobat rohaniawan.. Setelah kita memandikan, dan mengkafankan jenazah, kali ini kita akan membahas mengenai panduan sholat jenazah.

Apabila mayit sudah dimandikan dan dikafankan dengan sempurna, maka segerakanlah untuk disembahyangkan. Semakin banyak orang yang menyembahyangkan semakin baik. Dibuat 3 shaf dan usahakan minimal 40 orang.

Perlu diketahui sob.. mayit yang akan disembahyangkan diletakkan melintang digaris shaf. Pendapat yang paling sering dipakai untuk mayit laki-laki kepalanya disebelah kiri dan untuk mayit wanita kepalanya disebelah kanan.

Tempat berdiri imam untuk sholat yaitu utuk mayit laki-laki imam berdiri menghadap kepala mayit sedangkan untuk mayit perempuan imam berdiri berpintangan antara ditengah-tengah badan jenazah.

Sholat jenazah tidak memakai rukuk, sujud, duduk tahiyat sebagaimana sholat biasa. Sholat jenazah dilaksanakan dengan berdiri dan empat kali takbir disertai salam. Ini perlu diketahui sob sebab didalam masyarakat kita sholat jenazah ada aja sholat jenazah yang malah rukuk dan sujud.

Ini karena tidak pernah belajar.

Berikut panduan sholat jenazah lengkap dengan bacaan dan artinya:

  1. Niat Sholat Jenazah

اُصَلِّي فَرْضَ الْكِفَايَةِ عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ/هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ مَأْمُوْمًا/اِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli Fardhal kifaayati ‘alaa haadzal mayyiti/haadzal mayyitati arba’a takbirootin ma’muuman/imaaman lillahi ta’alaa.

Artinya: aku sholat fardhu kifayah atas mayit laki-laki/ mayit perempuan 4 kali takbir menjadi makmum/imam karena Allah Ta’ala.

Note: untuk garis miring pilih salah satu. kalau susah membaca lafadz niatnya cukup pakai artinya saja sob. usahakan membaca niat (dalam hati) ketika mengangkat takbir pertama.

  1. Takbir pertama

Membaca surah alfatihah. yang ini saya anggap semua sudah hafal 😀

  1. Takbir kedua

Membaca sholawat. Minimal sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma sholli ‘alaa sayyidina muhammad.

Yang lebih afdhol yaitu sholawat nabi ibrahim, ini bacaannya:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ

وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ

وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ

وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ

فِي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa ‘alaa aali sayyidina muhammad

kamaa shollaita ‘alaa sayyidinaa ibraahiim

wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim

wabaarik ‘alaa sayyidinaa muhammad

wa’alaa aali sayyidinaa muhammad

kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim

wa’alaa aali sayyidina ibraahiim

fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid

 

  1. Takbir ketiga

Membaca doa:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ/هَا وَارْحَمْهُ/هَا وَعَافِيْهِ/هَا وَاعْفُ عَنْهُ/هَا

Allahummaghfirlahuu/haa warhamhuu/haa wa’aafihii/haa wa’fu ‘anhuu/haa.

(kalau mayit laki-laki memakai “huu” sedangkan mayit perempuan memakai “haa”. pilih salah satu sob jangan digabung)

 

  1. Takbir keempat

Membaca doa:

اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَ اَجْرَهُ/هَا وَلَا تَفْتِنَّ بَعْدَهُ/هَا وَاغْفِرْلَنَا وَلَهُ/هَا

وَلِاِخْوانِيْنَ الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَءُوْفُ الرَّحِيْمِ

Allahumma laa tahrimnaa aj’rohuu/haa walaa taftinnaa ba’dahuu/haa waghfirlanaa walahuu/haa

wali ihkwaaninal ladziina sabaquunaa bil iimaan walaa taj’al fii quluubinaa ghillal lilladziina aamanun. rabbanaa innaka ghofuurur rahiim.

(sama dengan diatas, kalau mayit laki-laki memakai “huu” sedangkan mayit perempuan memakai “haa”. pilih salah satu sob jangan digabung).

 

  1. Salam kekanan dan kekiri

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.

 

Doa Setelah Sholat Jenazah

doa untuk imam (sendiri juga boleh)

Bila menjadi imam setelah salam memimpin membaca surah Alfatihah 3 kali, kemudian dilanjutkan imam membaca doa: (sebelum dan sesudah doa membaca sholawat)

اَللَّهُّمَ اغْفِرْ اُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللَّهُّمَ ارْحَمْ اُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللَّهُّمَ اسْتُرْ اُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللَّهُّمَ اجْبُرْ اُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اَللَّهُّمَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ عَلَى تُعَذِّبَ هَذَا المَيِّتِ/ هَذِهِ الْمَيِّتَةِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ/هَا وَارْحَمْهُ/هَا وَعَافِيْهِ/هَا وَاعْفُ عَنْهُ/هَا. يَااَيَّتُهَى النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ. اِرْجِعِى اِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً. فَدْخُلِى فِي عِبَادِي. وَادْخُلِي جَنَّتِي.

Allahummaghfir ummata sayyidinaa muhammad, allahumarham ummata sayyidinaa muhammad, allahummastur ummata sayyidinaa muhammad, allahummajbur ummata sayyidinaa muhammadin shollallaahu ‘alaihi wasallam. allahumma bihaqqi muhammad wa ‘alaa aali muhammad ‘alaa tuazziba haadzal mayyit/ haadzhil mayyitah. allahummaghfirlahu/ha warhamhu/ha. yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah, irji’ii ilaa rabbiki raadhiyatam mardiyyah, fadkhulii fii ibaadii, wadkhulii jannatii.

Ini doa yang ringkas dan umum dibaca orang sob.

Hal-hal yang perlu kita ketahui berkaitan dengan sholat jenazah:

  1. Waktu yang dilarang rasulullah SAW sembahyang dan mengubur mayit yaitu waktu matahari sedang naik (terbit), waktu tepat tengah hari, dan waktu matahari sedang terbenam.
  2. Beberapa mayit boleh disembahyangkan bersama-sama satu kali sekaligus. Baik ia mayit laki-laki, perempuan dan anak-anak. Sebagai berikut:
  • apabila mayitnya semuanya laki-laki dewasa, maka disusun satu-satu dihadapan imam.
  • Bila semua mayit perempuan, maka disusun satu-satu dihadapan imam.
  • Kalau terdiri dari laki-laki dan perempuan, maka yang laki-laki diletakkan dihadapan imam, dan mayit perempuan arah ke kiblat.
  • Kalau mayit terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak-anak, letakkanlah mayit anak-anak ditengah antara laki-laki dan perempuan.
  • Kalau mayit terdiri dari perempuan dan anak-anak, maka letakkan mayit anak-anak didepan imam, kemudian mayit perempuan arah sebelah kiblat.

Demikian panduan sholat jenazah yang dapat kami share sob.. bila ada yang perlu didiskusikan bisa ditanyakan di kolom komentar.

terima kasih. wassalamualaikum…

Tentang Penulis

Khamsul khair

Terima kasih telah mengunjungi blog sederhana ini. Semoga berkah dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *