perbedaan-zakat-fitrah-dan-zakat-mal

Perbedaan Zakat fitrah dan Zakat Mal (Zakat Harta)

Assalamualaikum sobat rohis, kali ini kita akan share perbedaan zakat fitrah dan zakat mal yang sudah kami bikin tabelnya agar lebih mudah dilihat. Zakat ini adalah rukun Islam yang ke-4 yang wajib kita laksanakan sebagai umat Islam. Zakat ini terbagi dua macam yaitu zakat fitrah dan zakat mal atau zakat harta.

Berikut daftar perbedaan zakat fitrah dan zakat mal:

NO.

POIN ZAKAT FITRAH

ZAKAT MAL

1. Pengertian Zakat yang dikeluarkan berupa bahan makanan pokok/beras pada waktu bulan ramadhan dari tanggal 1 ramadhan sampai sebelum sholat Id tiba. Zakat yang dikeluarkan disebabkan memiliki simpanan baik berupa emas, properti, tanah dll yang sudah mencapai nisabnya seharga 85 gram emas dan sudah mencapai 1 tahun (haulnya).
2. Waktu Pembayaran Dari tanggal 1 Ramadhan sampai sebelum sholat Id Tidak terbatas. Apabila sampai haul 1 tahun dan nisabnya. (sebagai contoh apabila simpanan hartanya dimulai bulan januari, maka januari tahun berikutnya wajib dizakati.)
3. Item yang dibayarkan –          Beras

–          Uang

–          Uang
4. Cara perhitungan pembayaran –          Cukup menakar beras sebanyak 3 liter 1 Mud, atau lebih baiknya 3.5 liter perorang.

–          Uang (menurut Imam hanafi) seharga 3.5 liter beras.

Contoh perhitungan zakat mal:

Harta simpanan selama 1 tahun: 200 juta

Utang: 10 jt

Bersih: 190 juta

 

Nisab emas 85 gram:

Harga emas 1 gram: 1 juta.

85 g emas: 85 juta.

 

(Berarti harta 190 jt sudah mencapai nisab emas)

 

Zakat 2,5 %

190 juta x 2,5%= 4.750.000,- (zakat yang dibayarkan).

5. Nisab Tidak ada Apabila jumlah harta mencapai nisab emas yaitu 85 gram setelah dikurangi utang-utangnya. Dikeluarkan zakatnya  2,5% dari total harta.
6. Hukum wajib Wajib bagi orang yang memiliki harta yang sudah sampai nisab dan haulnya.
7. Batas usia Semua orang Islam termasuk bayi baru lahir dimalam Idul fitri. Semua orang Islam
8. Penyerahan zakat 8 golongan (atau kepada salah satunya menurut Imam Ahmad bin Musa bin Uzail Al-Yamani):

1.       Fakir

2.       Miskin

3.       Amil zakat

4.       Muallaf

5.       Riqab

6.       Gharim (orang yang berhutang)

7.       Fi sabilillah

8.       Ibnu sabil

Tidak ada ketentuan khusus. Tetapi lebih afdhol kepada orang fakir dan miskin.

Banyak pertanyaan mengenai zakat mal ini sedangkan zakat fitrah sifatnya simpel dan mudah pelaksanaannya sehingga tidak terlalu dipertanyakan. Nah sob, disini kami rangkum pertanyaan tersebut agar lebih mudah dipahami.

Berikut beberapa pertanyaan yang sering dibingungkan yang dapat kami rangkum.

1. Bagaimana ketentuan umum zakat emas sesuai syariat Islam?

Jawab:

Emas yang dizakati berupa emas simpanan dan bukan emas yang dipakai. Nisab zakat emas sebesar 85 gram dan dikeluarkan setahun sekali. Zakat yang dikeluarkan 2,5% dari total emas dan diniatkan. Apabila emasnya bertambah dari tahun ketahun maka diakumulasikan emas simpanan tersebut dan dizakati.

Niat mengeluarkan zakat emas sama halnya dengan zakat harta yang lainnya yaitu:

 

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْمَالِ مَفْروْضَةً عَلَيَّ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakaatal maali mafruudhotan ‘alayya lillahi ta’ala

Artinya: sengaja aku  mengeluarkan zakat harta fardhu atasku karena Allah Ta’ala.

 

2. Siapa yang wajib mengeluarkan zakat emas/harta?

Jawab:

Semua orang yang memiliki emas yang sampai nisab dan haulnya (cukup 1 tahun). Walaupun  dimisalkan orang tersebut sudah sampai nisabnya mengeluarkan zakat emas tetapi belum sampai haulnya maka emas tersebut belum wajib dizakati.

3. Bagaimana dengan ketentuan zakat dari uang simpanan/ tabungan?

Jawab:

Zakat dari uang simpanan/ tabungan dikeluarkan apabila sampai nisab dan haulnya. Nisab uang simpanan sama dengan emas yaitu 83 gram. Zakatnya 2,5% dari uang simpanan tersebut.

4. Apakah rumah wajib dizakati?

Jawab:

Rumah tidak wajib dizakati, tetapi apabila membeli rumah dengan cash dan jumlah uangnya sampai nisab emas (tidak perlu menunggu haul) maka wajib dikeluarkan zakatnya sebelum membangun rumahnya.

5. Apakah hasil dari rumah yang disewakan wajib dizakati?

Jawab:

Wajib apabila uangnya sampai dengan nisab emas dan sampai haulnya. Apabila tidak sampai nishabnya maka terhitung sedekah.

6. Apabila selama penyimpanan harta tersebut berkurang dan tidak mencapai nisabnya apakah wajib dizakati?

Jawab:

Tidak wajib.

7. Kemana diserahkan zakat mal?

Jawab:

Mengutip pendapat Ulama di Banjarmasin, lebih utama diserahkan kepada tetangga terdekat yang kurang mampu untuk keperluan sehari-hari atau anak yatim yang miskin, kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menyerahkan kepada mesjid. Karena apabila diserahkan ke mesjid maka uang tersebut digunakan untuk pembangunan bukan untuk makan dan minum fakir miskin.

demikian pembahasan mengenai perbedaan zakat fitrah dan zakat mal (zakat harta). Apabila masih belum mengerti bisa ditanyakan di kolom komentar.

Wallahu ‘alamu bisshowab.

Baca juga: Niat Zakat Fitrah Lengkap

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *