Tata Cara Sholat Hajat Lengkap Dengan Doanya

tata-cara-sholat-hajat

Assalamualaikum sobat rohis, Mohon maaf karena kesibukan akhir-akhir ini dan juga kesehatan yang agak menurun menyebabkan blog ini agak lama baru update. Nah sobat rohis kali ini kita akan belajar tata cara sholat hajat dan doanya.

Sholat hajat sebenarnya adalah sholat sunnah yang diniatkan untuk hajat tertentu ataupun ada hajat besar maupun hajat kecil yang diharapkan secepatnya dapat dikabulkan Allah SWT dengan perantara sholat ini. Sholat hajat ini umumnya dilaksanakan apabila ingin bertempat di rumah baru dan dilaksanakan pada waktu sehabis sholat magrib berjamaah. Ada baiknya sholat ini dilaksanakan berjamaah daripada sendirian agar hajat tersebut cepat dikabulkan Allah SWT.

Bagi yang ingin menempati rumah atau bangunan baru, penyelenggaraan sholat ini bertujuan agar selama menempati rumah atau bangunan tersebut baik untuk ditinggali atau berdagang mendapat keberkahan dan ketentraman serta terhindar dari bahaya baik kebakaran, kemalingan dan lainnya. Tetapi banyak pula orang yang sholat hajat ini secara pribadi agar keinginannya dikabulkan Allah SWT.

Nah sobat sekalian, sholat ini dilaksanakan cukup 2 rakaat sedangkan maksimalnya terserah. Untuk mengerjakannya sebenarnya tidak ada batasan waktu kapan melaksanakannya atau sesuai keinginan, kecuali setelah sholat asar dan setelah sholat subuh ya sob.

Untuk tata caranya berikut tahapannya:

  1. Sebelum dilakukan sholat ada baiknya seseorang dari jamaah ataupun ketika sholat sendirian melantunkan seruan sebagai berikut:

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا رِجَالَ الْغَيْبِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا اَرْوَاحَ الْمُقَدَّسِيَّةِ. اَغِيْثُوْنَا بِقُوَّةِ اللَّهِ وَانْصُرُوْنَا بِنَصْرَةِ اللَّهِ وَانْظُرُوْنَا بِنَظْرَةِ اللَّهِ. يَا غَوْثُ يَا اُمَنَآءُ يَا اَتْقِيَآءُ يَا رُقَبَآءُ يَا نُجَبَآءُ يَا اَوْتَادُ يَا اَبْدَالُ يَا قُطُوْبُ. اَغِيْثُوْنَا بِحُرْمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

  1. Selanjutnya untuk niat sholat hajat yaitu:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا/اِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal haajati rak’ataini makmuuman/imaaman lillahi ta’ala

Aku sholat sunnat hajat 2 rakaat menjadi makmum/imam karena Allah Ta’ala.

Note: Apabila sholat sendirian maka makmuuman/imaaman dihilangkan.

  1. Rakaat pertama setelah membaca surah fatihah membaca ayat kursi, apabila tidak hafal maka cukup surah al-kafirun
  2. Rakaat kedua setelah fatihah membaca amanar rasul (2 ayat terakhir surah al-baqarah), apabila tidak hafal cukup surah al-ikhlash. Untuk bacaan amanar rasul sebagai berikut:

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّن رُّسُلِهِۦۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ . لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۚ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَيۡهَا مَا ٱكۡتَسَبَتۡۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَآ إِن نَّسِينَآ أَوۡ أَخۡطَأۡنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَآ إِصۡرٗا كَمَا حَمَلۡتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦۖ وَٱعۡفُ عَنَّا وَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَآۚ أَنتَ مَوۡلَىٰنَا فَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ

  1. Selanjutnya di sujud terakhir membaca:

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

سُبْحَانَ اللَّهُ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا الَهَ اِلَّا اللَّهُ وَ اللَّهُ اَكْبَرُ

Robbanaa atina fiddun yaa hasanah wafil aakhirati hasanah waqinaa azaaban naar 10x

Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin 10x

Subhaanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar 10x

Atau membaca tasbih nabi Yunus 41 kali sebagai berikut:

لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

Laa ilaaha illa anta subhaanaka innii kuntu minaz zhoolimiin.

Tiada tuhan selain Engkau, maha suci Engkau sesungguhnya aku termasuk kedalam golongan orang-orang yang zholim.

Dan setelah selesai didalam sujud terakhir ini pula ucapkan hajat kita apa saja yang kita inginkan didalam hati.

  1. Setelah selesai sholat hajat, berikut doa yang dibaca:

لَا الَهَ اِلَّا اللَّهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ. سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. نَسْئَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ اِثْمٍ لَا تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا اِلَّا غَفَرتَهُ وَلَاهَمًّا اِلَّا فَرَّجْتَهُ وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا اِلَّا قَضَيْتَهَآ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Laa ilaaha illallahul haliimul kariim.  Subhaanallahi rabbil arsyil azhiiim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Nas aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaa ima maghfiratika wal ganiimata min kulli birrin wassalaamata min kulli ismin, laa tada’lanaa zanban illa ghafartahu walaa hamman illa farrajtahu walaa haajatan hiya laka illa qodoitahaa ya arhamarraahimiin.

Demikian sobat sekalian pembahasan tentang tata cara sholat hajat dilengkapi dengan doanya. Semoga bermanfaat dan bisa diamalkan. amin

Wallahu ‘alam bisshowab.

Baca juga: 5 Keutamaan Sholat Duha Sebagai Magnet Rezeki

Tentang Penulis

Khamsul khair

Terima kasih telah mengunjungi blog sederhana ini. Semoga berkah dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *