Cloud Hosting Indonesia Hosting Unlimited Indonesia

Tata Cara Sholat Tasbih Beserta Doanya

tata-cara-sholat-tasbih

Assalamu’alaikum sobat rohaniawan. Semoga selalu sehat wal afiat. Nah sob beberapa waktu yang lalu sudah banyak blog ini menjelaskan mengenai tata cara sholat sunnah baik sholat sunnat hajat, sholat tahajjud, sholat tahiyatul masjid, dan lain-lainnya. Nah sekarang kita membahas mengenai tata cara sholat tasbih.

Sholat tasbih adalah sholat yang sering dikerjakan oleh para ulama kita terdahulu dan mengandung banyak keistimewaan dibandingkan dengan sholat sunnah yang lain.

Solat ini biasanya juga dilaksanakan di sepuluh malam akhir bulan Ramadhan bersama dengan sholat tahajjud. Bagi sobat sekalian yang sudah sering sholat tasbih tentunya tahu bahwa sholat ini perlu fisik yang sehat karena agak lama berdirinya.

Sholat tasbih ini dihukumkan sunnah bagi mayoritas mazhab Syafii dan Hambali berdasarkan hadits dari riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah dan Thabrani yang menceritakan bahwa Rasulullah pernah mengajarkan sholat ini kepada paman beliau Ibnu Abbas. Akan tetapi beberapa pendapat lain mengatakan bahwa hadits tersebut lemah.

Nah sob, sholat ini mengandung banyak keistimewaan yang diantaranya dikatakan oleh guru kami apabila mengerjakannya setiap malam maka apabila ia berhajat supaya kaya maka akan cepat terkabul dan ini sudah banyak yang membuktikannya.

Sholat tasbih boleh dikerjakan siang atau malam hari. Tergantung kemampuan dan kesanggupan kita untuk beribadah. Menurut kami pribadi lebih baiknya pada malam hari.

Tata Cara Sholat Tasbih

Sobat sekalian, berikut tata cara sholat tasbih dan ketentuannya:

  • Sholat ini lebih afdhol di malam hari berbarengan dengan sholat tahajjud. Karena pada saat itu sedikit orang beribadah dan waktu 1/3 malam adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.
  • Dikerjakan sebanyak 4 rakaat. bisa per 2 rakaat sekali salam atau langsung 4 rakaat sekali salam.
  • Niat sholat tasbih sebagai berikut:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatat tasbiihi rak’ataini lillahi ta’alaa

Artinya: Aku sholat sunnat tasbih 2 rakaat karena Allah Ta’ala.

(Apabila berjamaah maka niat sholat tasbihnya ditambah dengan مَأْمُوْمًا / اِمَامًا dan suara imam dinyaringkan ketika membaca surah Al-fatihah dan surah pendeknya).

  • Surah yang dibaca pada dua rakaat pertama yaitu surah At-Takasur dan surah Al-Ashr.
  • Untuk dua rakaat kedua yaitu surah Al-Kafirun dan Surah Al-Ikhlash.
  • Setiap rakaatnya membaca tasbih dengan rincian sebagai berikut:
  1. Setelah membaca surah pendek sebelum rukuk membaca tasbih 15 kali
  2. Ketika rukuk sebelum i’tidal membaca tasbih 10 kali
  3. Setelah bacaan i’tidal sebelum sujud membaca tasbih 10 kali
  4. Ketika sujud (setelah bacaan sujud) membaca tasbih 10 kali
  5. Ketika duduk antara dua sujud (setelah bacaan duduk antara dua sujud) membaca tasbih 10 kali
  6. Ketika sujud kedua (setelah bacaan sujud) membaca tasbih 10 kali
  7. Duduk istirahat sebelum bangkit berdiri tegak atau sebelum membaca bacaan tahiyat akhir membaca tasbih 10 kali.

Jadi total bacaan tasbih dalam 1 rakaat sebanyak 75 kali dan bila dikerjakan 4 rakaat maka jumlah keseluruhan tasbih yang dibaca yaitu 300 kali.

Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu hajar Al-Haitami didalam kitab Minhajul Qawiim sebagai berikut:

“Dan (termasuk shalat sunnah) adalah shalat tasbih, yaitu shalat empat rakaat di mana dalam setiap rakaatnya setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya membaca kalimat subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar—di dalam kitab Ihyâ ditambahi wa lâ haulâ wa lâ quwwata illâ billâh—sebanyak 15 kali, dan pada tiap-tiap ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud yang kedua masing-masing membaca (kalimat tersebut) sebanyak 10 kali. Maka itu semua berjumlah 75 kali dalam setiap satu rakaat.” (Ibnu Hajar Al-Haitami, Al-Minhâjul Qawîm, Beirut: Darul Fikr, tt., hal. 203. Sumber: Nuonline)

  • Untuk bacaan tasbihnya sebagai berikut:
سُبْحَانَ اللَّه وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا اِلَهَ اِلَّا اللَّه وَاللَّهُ اَكْبَرُ

Subhaanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar

Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.

Doa setelah sholat Tasbih

بسم الله الرحمن الرحيم

يَا اَللهُ يَا رَحْمَنُ يَا رَحِيْمُ. يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَي الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ يَا اَهْلُ التَّقْوَى وَاَهْلُ الْمَغْفِرَةِ يَا ذَاكِرَ الذَّاكِرِيْنَ تُبْ عَلَيَّ تَوْبَةً النَّصُوْحًا وَزِدْنِيْ بِفَضْلِ رَحْمَتِكَ نُوْرًا وَظُهُْوْرًا وَوُضُوْحًا يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Bismillahir rahmaanir rahiim.

Yaa allah yaa rahmaan yaa rahiim ya hayyu yaa qayyuum yaa dzal dzalaali wal ikroom. yaa ahlut taqwaa wa ahlul maghfirah yaa dzaakiradz dzaakiriin. tub alayya taubatan nasuuhaa wa zidnii bifadli rahmatika nuuran wa zuhuuran wa wuduuhan ya arhamar raahimiin. (dibaca 5 kali)

Manfaat sholat sunnat tasbih.

  1. Diampuni Allah SWT dosa-dosanya, baik dosa diawal maupun diakhir, yang lama atau yang baru, yang disengaja atau yang tidak, yang kecil atau yang besar dan yang tersembunyi maupun yang terang-terangan. Sebagaimana riwayat hadits dari Abu Hurairah r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa membaca‘Subhanallah wa bihamdih’ seratus kali, maka dilebur dosanya meskipun menyerupai buih laut. (Muttafaqun ‘Alaih).
  2. Memberatkan timbangan kebaikan di mizan. Sebagaimana Abu Hurairah r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda: Dua kalimat yang dicintai oleh Dzat yang Maha Penyayang, ringan diucapkan oleh lisan dan berat dalam timbangan Mizan yaitu: Subhanallahi Wabihamdih , Subhanallaahil’adziim (H.R. Bukhari Muslim).
  3. Sebagai amaliah untuk mendatangkan rezeki yang melimpah.

Nah sobat sekalian, akan lebih baik nilai ibadah kita apabila kita tidak memandang keutamaan apapun didalam beribadah tetapi hanya berharap untuk mendapatkan ridha Allah SWT dan berniat untuk menjalankan sunnah Nabi SAW. Hal ini apabila bisa kita lakukan nilainya akan jauh lebih besar dibandingkan dengan ibadah karena berharap fadhilatnya saja.

Semoga hati kita terbuka dan bisa menjalankan ibadah ini ya sob. Amin ya rabbal ‘alamiin.

Wallahu ‘alam bisshowab.

Tentang Penulis

Khamsul khair

Terima kasih telah mengunjungi blog sederhana ini. Semoga berkah dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *